Ekspor dan impor menjadi dua hal yang tidak asing bagi kita. Walau begitu, masih ada orang yang salah memahami pengertian ekspor dan impor. Secara simpel, ekspor adalah menjual sebuah komoditas atau barang ke negara lain. Impor sebaliknya, yaitu membeli sebuah komoditas dari negara lain. Hampir semua negara di dunia mengimpor atau mengekspor sesuatu dari negara lain.

Barang yang diekspor biasanya berupa komoditas pangan seperti buah, peralatan, hingga bahan tambang seperti batu bara, gas alam, dan lainnya. Namun selain itu, beberapa negara juga mengekspor alias menjual barang-barang aneh ke negara lain. Berikut beberapa barang aneh yang diekspor sebuah negara.

DARAH MANUSIA DAN HEWAN

Darah manusia dan hewan menjadi salah satu item aneh yang dijual sebuah negara. Dilansir World Atlas, Swiss menjadi salah satu negara yang paling banyak menjual darah ke negara lain, baik itu darah manusia maupun darah hewan.

Bahkan di tahun 2016 lalu, negara ini mengekspor darah senilai USD 26,2 miliar ke tiga negara yaitu Amerika Serikat, Jerman, dan Belgia. Walau terdengar ganjil, namun darah manusia digunakan untuk tujuan mulia yaitu untuk menyelamatkan pasien yang kekurangan darah usai operasi.

KAKI KATAK

Siapa sangka, Indonesia juga termasuk dalam daftar negara yang mengekspor barang-barang aneh ke negara lain. Tidak banyak yang tahu, bahwa negara kita ternyata mengekspor kaki katak ke Perancis.

Dilansir The Guardian, dulu India menjadi pemasok utama kaki katak bagi Perancis. Namun pada tahun 1987, India menghentikan ekspor karena populasi katak yang sudah mulai langka di negara tersebut. Indonesia kemudian menggantikan posisi India sebagai pengekspor kaki katak untuk Perancis. Setiap tahunnya, Indonesia mengirimkan sekitar 4 ribu ton kaki katak ke negara tersebut.

Di Prancis, kaki katak ini kemudian diolah menjadi cruisses de grenouilles. Ini merupakan hidangan kaki katak goreng tepung yang disajikan dengan saus tomat, peterseli, dan bawang putih.

KULIT DAN TUBUH KURA-KURA

Katak bukan satu-satunya hewan yang menjadi target ekspor, karena ternyata kura-kura juga mengalami nasib yang sama. Dilansir The Brazil Bussines, Brasil merupakan salah satu negara yang mengekspor beberapa bagian tubuh kura-kura ke beberapa negara seperti Amerika Tengah, Selandia Baru, dan Kepulauan Karibia.

Walau begitu, Selandia Baru adalah negara yang paling banyak membeli bagian tubuh kura-kura dengan jumlah pembelian sekitar 4,5 ton setiap tahunnya. Biasanya bagian tubuh yang diekspor adalah kulitnya. Di negara tujuan, kulit kura-kura biasanya menjadi bahan baku untuk pembuatan kerajinan tangan.

RAMBUT MANUSIA

Rambut manusia menjadi salah satu barang paling aneh yang pernah diekspor oleh sebuah negara. Lebih anehnya lagi, ada negara yang berniat membelinya. Dilansir The Brazil Bussines, Brasil dan India menjadi dua negara yang paling banyak menjual rambut manusia.

Selain dua negara di atas, beberapa negara Asia lain juga mengekspor rambut manusia, namun kualitas rambut dari kedua negara ini adalah yang paling indah dan berkualitas. Potongan rambut manusia dari India dan Brasil, mayoritas di kirim ke Amerika Serikat dan negara Eropa. Di Negeri Paman Sam, potongan rambut kemudian dijadikan bahan baku utama untuk membuat wig dan hair extension.

SAMPAH

Sampah menjadi masalah utama bagi banyak negara. Jumlah sampah, terutama sampah plastik yang menumpuk, membuat lingkungan terlihat kumuh dan kotor. Namun sampah nyatanya bukan lagi masalah besar bagi Norwegia dan Swedia.

Dilansir Tree Hugger, selain karena masyarakat Norwegia termasuk golongan orang yang taat untuk membuang sampah pada tempatnya, mereka juga memiliki Swedia. Bukan rahasia lagi kalau setiap tahunnya, Norwegia mengekspor sampah penduduknya ke Swedia.

Di Swedia, sampah-sampah ini dipilah-pilah untuk didaur ulang, kemudian diubah menjadi listrik untuk menerangi rumah-rumah penduduk dan fasilitas umum lainnya. Jumlah sampah yang diekspor juga tidak tanggung-tanggung, yaitu sekitar 80 ribu ton setiap tahun.