Truth Or Dare Yang Berakhir Kematian
Saat sedang berkumpul dengan teman-teman, keluarga, atau acara lainnya, biasanya akan diadakan berbagai permainan yang menghibur. Misalnya permainan kartu, olahraga, atau permainan seru lainnya. Salah satu permainan yang seru lainnya, adalah Truth or Dare.
Permainan Truth or Dare yang berarti kejujuran atau tantangan, adalah sebuah permainan saat berkumpul dengan verbal yang membutuhkan dua pemain atau lebih. Pemain yang terpilih akan diberi pilihan antara menjawab pertanyaan dengan jujur, atau melakukan tantangan yang diberikan oleh pemain lainnya.
David Dowell, ayah tiga orang anak asal Brisbane, Australia, secara tragis kehilangan nyawanya setelah terinfeksi bakteri salmonella. Hal itu terjadi karena menurut teman-temannya, merupakan hasil dari memakan tokek kecil saat dirinya tengah bermain truth or dare.
Dowell dibawa ke Rumah Sakit Mater di Brisbane pada 3 Desember 2018, tiga hari setelah beberapa teman dilaporkan melihat dia memakan tokek di sebuah pesta. Dia tidak pernah memberitahu pasangannya, Allira, dan sampai hari ini tidak ada yang benar-benar tahu pasti apakah dia benar-benar telah memakannya. Namun beberapa hari setelah pesta pada hari Sabtu itu, dia dirawat di rumah sakit untuk memperjuangkan hidupnya.
Bakteri salmonella biasanya akan berinkubasi dalam tubuh inangnya selama 12 sampai 72 jam, dan rentang waktu antara pesta dan kunjungan Dowell ke rumah sakit sudah cukup untuk menyuburkan bakteri salmonella dalam tubuh Dowell.
Awalnya dokter mengira dia menderita gastroenteritis, namun pada kenyataannya dia telah terinfeksi bakteri salmonella. Bakteri bawaan makanan yang menyebabkan diare, kram perut, demam, dan dalam kasus yang jarang terjadi berujung pada kematian.
Tidak ada yang tahu bagaimana bakteri itu ada di dalam tubuh Dowell, tetapi sehari setelah dia dirawat seorang teman memberi tahu Allira bahwa mereka telah melihatnya memakan tokek di pesta itu. Dowell dikenal sebagai pria yang tidak akan pernah mundur dari tantangan, namun pasangan Dowell mengatakan bahwa selain dari kesaksian teman tidak ada bukti bahwa dia benar-benar telah menelan kadal.
Namun, pasangan Dowell yang sangat sedih mengakui bahwa saat dia memberi tahu para dokter tentang apa yang diduga telah dia lakukan, mereka mengatakan bahwa tokek terebut kemungkinan menyebabkan infeksi bakteri salmonella.
Dikatakan Dowell mengalami gejala yang begitu mengerikan. Dia muntah empedu hijau, urinnya menjadi hitam, dan perutnya kembung sehingga dia terlihat seperti sedang hamil enam bulan. Ada juga cairan yang bocor dari perutnya, dan juga cairan di paru-parunya. Dia sangat kesakitan, sehingga dokter terpaksa harus membuatnya koma.
Kurang dari dua minggu setelah diduga menelan tokek, pria berusia 34 tahun itu meninggal dalam operasi. Sayangnya, keluarganya bahkan tidak bisa mengucapkan selamat tinggal padanya. Mereka memutuskan untuk mengumumkan kepada publik dengan kisahnya yang mengejutkan, dengan harapan mendapatkan jawaban tentang kematiannya yang berlalu begitu cepat.
Hewan liar seperti ular, kadal, dan katak dapat membawa berbagai parasit, termasuk salmonella, di usus mereka. Kasus Dowell telah dibandingkan dengan kasus Sam Ballard, seorang remaja pria yang terinfeksi cacing paru-paru tikus setelah dilaporkan telah memakan siput hidup setelah bermain truth or dare sebagai tantangannya. Ia menderita meningo-ensefalitis eosinofilik, yang mengakibatkan dirinya menjadi lumpuh dan mengalami kerusakan otak.
Belajar dari kejadian yang dialami oleh David Dowell, kita diingatkan untuk tetap berpikir sehat sebelum melakukan segala sesuatu, walau ditantang sekalipun. Pasalnya, tantangan yang hanya diberikan atas nama kesenangan itu dapat berakhir dengan kematian.
