Saat berkunjung ke galeri seni atau museum seni terkemuka, pasti akan terkesima dengan berbagai karya seni yang dipamerkan. Pertanyaan tentang keaslian barang seni tersebut dapat pula muncul dalam benak pikiran, karena tidak sedikit kasus pemalsuan karya seni, dan banyak museum yang tertipu.

Tidak jarang kita mendengar kasus pemalsuan tersebut di dunia nyata. Dan yang membuat terkerjut, yaitu saat tahu jika karya seni yang disangka palsu ternyata asli. Berikut adalah karya seni yang ternyata asli walau sempat dikira palsu.

LUKISAN THE HAY WAIN KARYA JOHN CONSTABLE

Pakar seni Phillip Mould, mengaku pernah memiliki lukisan The Hay Wain karya John Constable. Karena tidak mampu membuktikan keasliannya, maka lukisan abad ke-19 tersebut hanya dijual seharga £35,000 kepada pengusaha Henry Reid.

Tujuh belas tahun kemudian, saat Fake or Fortune meneliti lukisan tersebut dengan teknologi mutakhir, ternyata lukisan The Hay Wain tersebut asli. Lukisan ini adalah lukisan kedua yang paling terkenal di Britania Raya. Pada 2012, lukisan ini dipatok seharga £22,4 juta.

LUKISAN POTRET SELF PORTRAIT WEARING A WHITE FEATHERED BONNET KARYA REMBRANDT

Rembrandt Harmenszoon van Rijn (1606–1669) dapat dikatakan sebagai raja lukisan potret. Salah satu dari 40 karya potretnya adalah Self-Portrait Wearing a White Feathered Bonnet yang dilukis saat ia berusia 29 tahun. Saat ini, lukisan tersebut dipamerkan di Buckland Abbey Inggris oleh National Trust.

Sempat dikira palsu pada tahun 2012, pakar karya seni Rembrandt, Ernst van de Wetering, mengutarakan bahwa lukisan ini asli. Berbekal klaim van de Wetering, lukisan Rembrandt tersebut lalu ditelaah lagi selama 8 bulan oleh Hamilton Kerr Institute pada tahun 2013.

Hasilnya, Hamilton Kerr Institute menyatakan bahwa lukisan ini asli karya Rembrandt dan lukisan ini dihargai sekitar US$50 juta.

LUKISAN PORTRAIT OF A YOUNG WOMAN KARYA REMBRANDT

Karya potret Rembrandt, Portrait of a Young Woman (1632), telah dipampang oleh Allentown Art Museum, Pennysylvania, Amerika Serikat (AS) sejak 1961. Namun, pada 1970an, para pakar seni dari New York University (NYU) mengatakan bahwa ini bukanlah lukisan Rembrandt.

Di tahun 2018, lukisan ini dikirim ke NYU untuk pemeliharaan. Sementara menjalani proses pembersihan, para pakar seni NYU melihat kuas dan warna yang ternyata sesuai dengan gaya Rembrandt. Bukti keaslian lukisan Rembrandt ini dikukuhkan setelah melalui pengujian teknologi modern, dari x-ray sampai mikroskop elektron.

LUKISAN PERLA DI MODENA KARYA RAPHAEL

Lebih dari 4 dekade, lukisan Perla di Modena karya Raffaelo Sanzio di Urbano atau Raphael (1483–1520) hanya menempati gudang dan disangka tidak berharga. Pada 2010, seorang pakar seni Mario Scalini menemukan lukisan abad ke-16 tersebut. Yakin bahwa lukisan ini milik Raphael, Scalini mengirimkannya ke berbagai tes dan ahli restorasi lukisan. Dengan teknologi terkini, lukisan tersebut akhirnya dikonfirmasi benar dilukis oleh Raphael.

PATUNG DADA NAPOLÉON ENVELOPPÉ DANS SON RÊVE OLEH AUGUSTE RODIN

Selama 8 dekade, sebuah patung di Madison, New Jersey hanya duduk di ruang rapat Hartley Dodge Memorial. Pada tahun 2014, seorang mahasiswa sejarah seni, Mallory Mortillaro, yang sedang merapikan koleksi seni menemukan bahwa patung tersebut adalah Napoléon enveloppé dans son rêve karya Auguste Rodin (1840–1917).

Pertama, Mallory melihat tanda “A. Rodin” pada patung tersebut. Ia kemudian menghubungi Comité Auguste Rodin, lembaga yang menilai keaslian karya sang pematung. Hasilnya, lembaga tersebut juga mengesahkan keaslian patung dada Napoléon Bonaparte tersebut berbekal foto Rodin setelah menyelesaikannya.

Konon, patung ini menghilang dari peredaran pada 1933, dan keberadaannya antah-berantah hingga akhirnya sampai di Hartley Dodge Memorial. Saat ini, patung tersebut dipajang di Philadelphia Museum of Art.

LUKISAN MADONNA OF THE POMEGRANATE KARYA SANDRO BOTTICELLI

Pada zaman Renaissance, tidak aneh jika beredar lukisan imitasi. Salah satu lukisan yang umum diimitasi adalah Madonna of the Pomegranate karya Sandro Botticelli (1445–1510). Lukisan yang menggambarkan Bunda Maria menggendong bayi Yesus dan memegang buah delima ini sempat dikabarkan palsu.

Saat tim pakar seni dari English Heritage menemukan karya Botticelli di lokakaryanya, mereka langsung mencoba merestorasi lukisan tersebut. Selain itu, mereka juga memeriksa lukisan tersebut dengan sinar inframerah dan x-ray.

Hasilnya, ternyata lukisan ini asli dari tangan Botticelli. Saat ini, lukisan Madonna of the Pomegranate mendiami Uffizi Gallery di Firenze, Italia, tempat Botticelli menghabiskan masa hidupnya.

LUKISAN SUNSET AT MONTMAJOUR KARYA VINCENT VAN GOGH

Sempat menghuni gudang, lukisan Sunset at Montmajour karya Vincent van Gogh (1853–1890) akhirnya dijual pada abad ke-20 hingga akhirnya sampai di tangan pengusaha Norwegia, Christian Nicolai Mustad. Namun, pada 1990, saat ditunjukan ke Van Gogh Museum, lukisan ini diklaim palsu karena tidak mencantumkan tanda tangan van Gogh.

Pada 2011, Van Gogh Museum melaksanakan investigasi selama 2 tahun terhadap lukisan tersebut, dan mereka harus menarik klaim tersebut. Dengan teknologi yang lebih mutakhir dan bukti surat van Gogh, lukisan tersebut ternyata memang karya van Gogh saat menetap di Arles, dua tahun sebelum ia meninggal.