Di dunia ini, banyak jenis hewan yang hidup berdampingan dengan manusia. Ada unggas, mamalia, serangga, dan lainnya. Serangan kumbang kotoran, merupakan salah satu serangga terkuat yang memiliki keanehan mengumpulkan kotoran untuk makanan dan tempat tinggal.

Kumbang kotoran merupakan kumbang jenis yang sebagian atau seluruhnya diberi makan kotoran. Kumbang kotoran dapat mengubur kotoran 250 kali lebih berat daripada dirinya sendiri dalam satu malam.

Ada sekitar 7000 jenis kumbang kotoran yang dapat ditemukan hampir di seluruh Bumi. Nama kumbang kotoran mengacu pada hampir seluruh jenis kumbang yang menggunakan feses atau kotoran binatang sebagai makanan maupun tempat tinggal.

Nama kumbang kotoran mengacu pada hampir seluruh jenis kumbang yang menggunakan feses atau kotoran binatang sebagai makanan maupun tempat tinggal. Saat ini spesies kumbang kotoran yang ada di seluruh dunia berjumlah sekitar 7000 jenis dan semuanya dapat ditemukan di berbagai belahan dunia kecuali Antartika.

Kotoran hewan herbivora yang jadi makanan favoritnya. Kumbang kotoran merupakan kumbang jenis yang sebagian atau seluruhnya diberi makan kotoran.Akan tetapi, sejumlah kecil kumbang kotoran ada yang mengonsumsi daun basi serta rembahan tumbuhan. Sebagian lagi tidak makan dan minum apapun kecuali dari feses hewan.

Feses merupakan hasil buangan dari proses pencernaan yang terjadi pada manusia dan hewan. Feses tentunya menjadi material yang sangat menjijikkan dan bau. Tapi siapa sangka ternyata feses menjadi materi yang sangat penting bagi makhluk hidup lain.

Tidak semua kumbang kotoran suka mendorong bola kotoran di atas tanah. Kumbang kotoran Aphodian dari subfamili Aphodiinae akan tinggal di dekat kotoran yang mereka temukan, seperti kotoran sapi. Sedangkan kumbang kotoran Geotrupidae biasanya akan menggali tanah dan mengisinya dengan kotoran yang mereka.

Kumbang kotoran umumnya mencari kotoran dengan tujuan memberi makan anak-anaknya. Di sarang kumbang mereka menyimpang kotoran yang telah mereka temukan, di sana pula para kumbang betina tinggal dan bertelur.

Kumbang dewasa umumnya menyuplai sarang dengan cukup kotoran sehingga anak-anak mereka bisa mendapatkan makanan yang cukup hingga mereka cukup umur. Walaupun ukuran tubuhnya kecil, tetapi kumbang memiliki kekuatan yang luar biasa.

Selain kotoran, kumbang dewasa juga suka makan bangkai, buah yang membusuk, dan jamur. Kadang, kumbang kotoran dewasa juga suka berburu hewan lain untuk dimakan. Kumbang kotoran ini juga berguna untuk menyuburkan tanah. Saat menguburkan kotoran yang berisi telur, tanah di sekitarnya akan menjadi subur.

Saat menetas, kotoran yang tersisa akan disebarkan lebih luas di dalam tanah oleh cacing. Jadi, secara tidak langsung, kebiasaan kumbang kotoran ini bisa membantu menyuburkan tanah.

Ada 11 jenis kumbang tinja diantaranya adalah Gymnopleurus sinuatus, Liotangus femoratus, Onticellus tesselatus, Onthophagus leusermontis, Onthophagus mulleri, Onthophagus productus, Onthophagus rugicollis, Onthophagus semiaures, Onthophagus uenoi, Onthophagus vulpes dan Sisyphus thoracicus.

Selain keunikan kumbang kotoran menggelindingkan kotoran, kumbang ini juga dapat menari. Tarian ini mungkin terlihat menjijikkan. Namun gerakan kumbang kotoran berdansa di atas gundukan bola kotoran ternak itu dapat membantu mereka bergerak menjauhi pesaingnya secepat mungkin.

Untuk mengetahui mengapa kumbang ini tampak seolah tengah berdansa, peneliti bereksperimen dengan kumbang kotoran penggulung bola diurnal, Scarabaeus (Kheper) nigroaeneus, di sebuah lahan pertanian di Afrika Selatan. Kumbang ditaruh dalam tempat sampah yang berisi tanah, sehingga mereka bisa membuat dan menggulung bola dari tahi sapi segar.

Kumbang itu biasanya menggulung bola kotoran dalam garis lurus, dengan kepala mengarah ke tanah. Garis lurus ini membantu memastikan mereka bisa menjauhi kumbang lain yang berniat merebut dan mencuri bola kotoran itu.

Inilah beberapa keunikan kumbang kotoran yang aneh tapi nyata dan menjijikan bagi manusia.