Penjara Paling Aneh Di Dunia
Jeruji besi, sipir galak, ranjang tidur busuk, sel penjara penuh sesak, dan makanan menjijikkan. Semua itu adalah gambaran umum mengenai kondisi lembaga pemasyarakatan di hampir seluruh negara di dunia.
Namun tidak semua penjara berwajah seburuk citra para penghuninya, setidaknya begitulah yang terlihat dari penjara di negara-negara maju. Penjara di negara maju tampak seperti hostel atau kamar kosan, sementara negara-negara miskin seperti barak pengungsian di mana jumlah penghuni selalu melebihi kapasitas.
Berikut beberapa penjara yang aneh di Dunia.
PENJARA ARANJUEZ
Penjara Aranjuez di Spanyolbini, memperbolehkan para tahanan untuk tinggal bersama anaknya. Sel besar untuk keluarga yang disebut-sebut berbintang lima ini, dilengkapi tempat tidur bayi dan dinding yang dihias sedemikian rupa dengan karakter Disney. Di luar, terdapat tempat bermain anak-anak.
Diberlakukannya sistem ini memiliki tujuan, yaitu supaya anak-anak yang tidak memahami sistem penjara dapat menjalin kedekatan dengan orang tuanya. Di sisi lainnya, sistem ini menjadi bentuk rehabilitasi bagi orang tua belajar mengasuh anak.
Tentunya, sang buah hati tidak dapat selamanya tinggal di Penjara Aranjuez. Begitu menginjak usia tiga tahun, anak tersebut harus diberikan kepada anggota keluarga lainnya atau layanan sosial.
PENJARA BASTOY
Sistem keadilan kriminal di Norwegia, menempatkan perhatian pada rehabilitasi dan keadilan yang restoratif. Maka dari itu, tidak heran apabila penjara-penjara Norwegia dikenal sebagai yang paling manusiawi.
Penjara keamanan minimum yang terletak di Pulau Bastoy ini menjadi tempat para pembunuh, pemerkosa, dan para tahanan dengan pelanggaran yang berhubungan dengan narkoba.
Para tahanan tinggal di kabin kayu sederhana yang dilengkapi perabot dan televisi , sehingga membuat kehidupan semakin nyaman. Banyak tahanan yang bekerja di pertanian pulau tersebut. Mereka dapat beribadah di gereja, dan menghabiskan waktunya di perpustakaan atau lapangan sepak bola. Pada musim dingin, tahanan dapat bermain ski.
Penjara ini menuai banyak kritik, karena terkesan seperti kamp musim panas ketimbang penjara. Namun, data menunjukkan bahwa tingkat residivisme Norwegia mencapai 20%. Dengan kata lain, negara ini memiliki tingkat residivisme yang rendah dibandingkan negara lain.
PENJARA BLACK DOLPHIN
Penjara Black Dolphin yang terletak di Rusia, dinilai sangat tidak manusiawi. Setiap tahanan didorong ke koridor sambil ditutup matanya, dipaksa membungkuk dengan tangan diborgol di belakang, dan lengan mereka terangkat tinggi.
Tujuannya sederhana, agar para tahanan tidak dapat mempelajari tata letak penjara. Sebab, penjara ini menjadi tempat terakhir bagi kriminal-kriminal paling buruk di Rusia yang masing-masing menjalani setidaknya hukuman kurung seumur hidup. Penjara tersebut menjadi rumah bagi pembunuh, pedofil, kanibal, dan teroris.
Setiap sel dilengkapi CCTV, sehingga dapat dipastikan tahanan diawasi selama 24 jam nonstop. Penjara dengan keamanan maksimum ini sering dijuluki sebagai penjara Rusia yang paling brutal.
PENJARA IWAHIG DAN PENAL FARM
Penjara biasanya identik dengan tembok yang sangat tinggi, dan dilengkapi dengan menara pengawas di setiap sisinya. Berbeda dengan penjara pada umumnya, Penjara Iwahig dan Penal Farm tidak memiliki tembok. Sebagai gantinya, ada kawat yang mencegah aksi melarikan diri.
Terletak di Filipina, Penjara Iwahig dikelilingi hutan bakau pesisir yang lebat dan pegunungan. Menurut Al Jazeera, penjara seluas 26 ribu hektar ini menawarkan cara yang unik untuk memperbaiki diri kriminal.
Setiap harinya, 200 tahanan dengan tingkat pengamanan yang rendah (minimum security) bertugas untuk bercocok tanam, mengerjakan tugas administrasi, dan mengawasi kerja tahanan berbaju biru.
Tahanan dengan baju biru tersebut memiliki tingkat pengamanan yang sedang (medium security). Jumlahnya hampir mencapai seribu dan tugasnya adalah mengurus sawah, perkebunan kelapa, ladang jagung, dan petak sayuran yang tersebar di seluruh halaman penjara. Tujuan utama penjara ini bukan hanya hukuman, melainkan keadilan yang bersifat restoratif.
PUSAT PENAHANAN DAN REHABILITASI PROVINSI CEBU
Senam dan joget adalah keunikan yang sangat menarik dari Pusat Penahanan dan Rehabilitasi Provinsi Cebu. Pusat penahanan ini terletak di Filipina.
Aksi joget yang viral ini merupakan hasil pikiran Byron Garcia, konsultan keamanan di tempat tersebut. Sejak tahun 2006, sosok ini mengunggah beragam video joget di YouTube.
Selain lagu Michael Jackson yang berjudul ‘They Don’t Care About Us’, para tahanan ini juga pernah berdansa diiringi lagu ‘Sorry, Sorry’ oleh Super Junior dan ‘Gangnam Style’ oleh Psy. Penjara ini mendapatkan seri dokumentasi oleh Netflix dengan tajuk ‘Happy Jail’.
PENJARA SAN PEDRO
Di Penjara San Pedro, Bolivia, kepemilikan uang adalah suatu keharusan. Sebab, tahanan harus membayar kurang lebih 300 sampai 10 ribu dolar AS. Harga tersebut bisa lebih mahal lagi, tergantung jenis sel yang ingin dibeli oleh tahanan.
Tahanan didorong untuk mencari nafkah di dalam penjara tersebut, Ada sekolah dasar untuk anak-anak tahanan. Bahkan, dulu ada juga pabrik kokain di dalamnya. Penjara yang penuh kehidupan ini dilengkapi gereja, restoran, dan kios pasar.
PENJARA SARK
Walau terlihat seperti toilet umum, bangunan ini merupakan penjara yang masih digunakan sampai sekarang. Penjara ini terletak di Pulau Sark, antara Britania Raya dan Prancis.
Penjara Sark hanya memuat dua tahanan saja dalam dua sel yang berdampingan. Satunya berukuran 1.8 meter x 1.8 meter. Sel berikutnya berukuran 1.8 meter x 2.4 meter. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bangunan yang terletak di pulau yang melarang penggunaan mobil ini menjadi penjara terkecil di dunia. Menurut laporan Atlas Obscura, kini bangunan tersebut digunakan untuk mengurung turis yang mabuk.
