Fakta Menarik Tentang Warung Lamongan
Aneh Tapi Nyata – Seperti yang kita tahu, hampir setiap daerah di seluruh Indonesia pasti terdapat warung penyetan atau warung lamongan.
Sebagai informasi bahwa warung lamongan merupakan jenis usaha warung makan yang dikelola oleh perantau dari asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dan biasanya mempunyai menu ciri khas yang sama di setiap daerahnya, yakni Pecel Lele, Ayam Goreng, Lalapan, Bebek, Jeroan, dan Soto Lamongan.
Diketahui, warung lamongan bukan merupakan warung waralaba resmi atau franchise, melainkan warung lamongan adalah jenis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh individu maupun kelompok.
Konsep warung lamongan sendiri sangat sederhana dan mudah dijumpai di jalanan, yakni seperti hanya menggunakan tenda, mmt yang diwarnai dan ditulis sendiri, dan meja yang disertai tempat duduk atau lesehan dengan tikar.
Sebagai contohnya yakni di Kota Semarang sendiri telah terdapat puluhan bahkan ratusan warung lamongan atau penyetan yang telah tersebar di sejumlah daerah Semarang.
Bahkan, di daerah Peleburan Semarang, warung penyetan atau warung lamongan bagaikan sebuah pameran, karena mereka buka sangat berdampingan satu dengan yang lain.
Meskipun buka berdampingan, tetapi anehnya seluruh warung tersebut juga sangat ramai dan dikerumunin oleh para warga Semarang.
Hal tersebut membuktikan bahwa warung penyetan atau warung lamongan mempunyai antusiasme yang tinggi dan digemari oleh warga Semarang.
Meskipun warung nya sangat banyak dan tersebar di sejumlah daerah, tetapi terdapat fakta menarik dari warung lamongan atau warung penyetan yang perlu kita ketahui.
Spanduk Mencolok

Fakta menarik pertama yakni spanduk di warung lamongan atau warung penyetan pasti di desain dengan sangat sederhana dan warna yang sangat mencolok.
Sebagian besar warung penyetan atau warung lamongan pasti spanduk nya mempunyai warna yang sangat terang dan mencolok, yakni seperti warna kuning, merah, biru, atau hijau.
Perlu kita ketahui, bahwa warna yang mencolok tersebut ternyata mempunyai arti dan tujuan tersendiri, yakni untuk menarik perhatian para pelanggan, terlebih lagi di tengah gelapnya suasana pinggir jalan yang remang-remang.
Bagi mereka para UMKM atau pedagang kaki lima, warna mencolok dan warna terang adalah strategi sederhana dan murah serta efektif yang wajib digunakan untuk menarik pelanggan.
Tulisan Seragam

Fakta menarik yang kedua yakni sebagian besar warung penyetan atau warung lamongan pasti mempunyai tulisan yang seragam satu dengan yang lain, yakni seperti hanya bertuliskan “Warung Penyet”, “Warung Lamongan”, “Pecel Lele”, “Seafood”.
Tulisan spanduk yang sangat sederhana tersebut menunjukan identitas asli dan kemudahan pelanggan dalam menemukan warung penyet.
Karena, jika nama spanduk warung di buat modern dan susah dibaca, maka para pelanggan akan malas untuk mendekati bahkan mencicipi makanan tersebut.
Penulisan nama warung penyetan yang sederhana di spanduk tersebut juga menunjukan identitas asli bahwa warung penyetan lamongan adalah warung sederhana dan tidak neko-neko, serta dapat dinikmati oleh seluruh kalangan mulai dari masyarakat kurang mampu hingga kelas atas.
Gambar Seragam
Fakta menarik yang ketiga yaknisebagian besar warung penyetan atau warung lamongan juga mempunyai gambar yang terkesan klasik dan kuno, yakni hanya bergambar ayam, bebek, ikan, lele, dan udang atau seafood.
Ternyata kesederhanaan gambar tersebut mempunyai tujuan yang seragam, yakni para penjual warung penyetan atau lamongan ingin pelanggannya mudah memahami apa saja menu yang ada di warung tersebut dari kejauhan.
Gambar tersebut juga memudahkan para pelanggan yang mempunyai kesehatan mata kurang bagus, karena dari kejauhan pun gambar dapat dilihat dengan jelas dibandingkan sebuah tulisan.
