Berikut Deretan Fakta Menarik Tentang Kota Semarang
Aneh Tapi Nyata – Seperti yang kita tahu, Kota Semarang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, dan sekaligus merupakan kota metropolitan terbesar nomor lima di Indonesia, setelah Kota Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung.
Sebagai informasi bahwa Kota Semarang mempunyai luas wilayah sekitar kurang lebih 373,70 hingga 373,78 kilometer persegi (km²).
Dengan luas yang dimiliki oleh Kota Semarang tersebut, maka saat ini Kota Semarang telah terbagi menjadi 16 Kecamatan dan 177 Kelurahan.
Karena mempunyai wilayah yang cukup luas dan populasi yang tinggi, maka dari itu, Kota Semarang telah resmi ditunjuk menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah sejak tahun 1950, dan hari jadi atau awal berdiri-nya Kota Semarang diresmikan pada 2 Mei 1547.
Karena telah diresmikan menjadi Ibu Kota Jawa Tengah, maka Kota Semarang telah dibangun dengan sangat cepat, efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Terdapat sejumlah dampak positif yang ditimbulkan dari adanya penunjukan sebagai Ibu Kota suatu Provinsi, dampak positif tersebut meliputi percepatan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi daerah, fasilitas lengkap dan modern, menjadi pusat investasi dan bisnis, menjadi pusat pariwisata, dan menjadi pusat peluang lapangan pekerjaan.
Tidak banyak yang tahu bahwa Kota Semarang dulunya mempunyai sejarah yang cukup unik dan menarik untuk dipahami, salah satunya ialah penamaan Kota itu sendiri.
Nama “Semarang” pada awalnya berasal dari kata “Sem” yang berarti pohon asam dan “Arang” yang berarti jarang, jadi jika dua kata tersebut digabungkan maka jadinya adalah “Asam Jarang-Jarang” yang mempunyai artinya (pohon asam yang tumbuh jarang-jarang).
Penamaan Kota Semarang sendiri mempunyai keterkaitan dengan Ki Ageng Pandanaran I Alias Ki Ageng Pandan Arang (Bupati Pertama Kota Semarang), pada saat ini Ki Ageng Pandan Arang datang ke suatu pulau dimana wilayah tersebut mempunyai pohon asam yang tinggi dan besar tetapi tumbuh jarang-jarang berdekatan.
Oleh karena itu, pada akhirnya Ki Ageng Pandan menamai daerah tersebut dengan “Semarang”, dan seiring berjalannya waktu, Kota Semarang tumbuh dengan sangat pesat, modern, dan berkelanjutan.
Sampai saat ini, Kota Semarang juga dikenal sebagai tempat wisata yang indah, eksotis dan menyimpan banyak sejarah didalamnya.
Berikut deretan tempat wisata di Kota Semarang:
Lawang Sewu
Lawang Sewu adalah tempat paling ikonik dan salah satu tempat bersejarah di Kota Semarang,
Lawang Sewu merupakan bangunan bekas Pemerintahan Belanda, dan penamaan bangunan Lawang Sewu sendiri mempunyai arti yakni Pintu Seribu.
Dalam bangunan Lawang Sewu, kita dapat melihat sejumlah sejarah museum perkeretaapian, koleksi sejarah kolonial, arsitektur unik berpenjuru banyak, dan bangunan bawah tanah khas Belanda.
Arsitektur dan Ornamen nya mempunyai keindahan yang sangat artistik, dan mencerminkan kolonial Belanda pada masanya.
Kota Lama

Selanjutnya, adalah Kota Lama, dimana daerah tersebut dibangun sebuah gedung-gedung jaman peninggalan VOC pada masa kolonial Belanda, kurang lebih pada abad ke-17 hingga ke-20.
Kota Lama dulunya merupakan tempat pusat perdagangan, dan benteng-benteng pertahanan VOC.
Keindahan yang dapat dilihat dalam lingkungan Kota Lama sendiri ialah seperti bangunan arsitektur yang ikonik Belanda yakni Gereja Lenduk (Gereja Protestan pertama dan tertua di Jawa Tengah), Taman Srigunting (Ruang Hijau terbuka yang dikelilingi bangunan estetik), Gedung Marba (Gedung Tua yang ikonik dan berwarna merah serta instagramable), Rumah Akar (Puing Bangunan tua yang bersejarah dan dinding bangunannya dikelilingi dengan akar yang menjalar tinggi, dan menciptakan ke estetikan alami).
Sam Poo Kong

Kelenteng Sam Poo Kong merupakan Kelenteng tertua di Kota Semarang dan merupakan peninggalan persinggahan Laksamana Ceng Ho (Zheng He) pada awal abad ke-15.
Pelayaran Cheng Ho dilakukan pada sekitar tahun 1406, dan pada saat itu juga dirinya membawa armada yang sangat besar Dinasti Ming yang dipimpin langsung oleh Laksamana Cheng Ho untuk menyusuri Pulau Jawa.
Setelah sampai ke laut Pulau Jawa, akhirnya Laksamana Cheng Ho beristirahat dan membangun singgasana di Kota Semarang dan singgasana tersebut diberi nama “Kelenteng Sam Poo Kong”.
Keindahan yang dapat dilihat dari Kelenteng Sam Poo Kong sendiri ialah meliputi keindahan arsitektur khas China, seni rupa, dan suasana tempat ibadah yang bersejarah
