Hewan Dengan Kulit Paling Tebal Di Dunia
Kita dapat belajar banyak tentang hewan dengan melihat bagaimana fisiknya. Ciri-ciri fisik hewan dapat memberi kita petunjuk tentang habitatnya, jenis iklim tempat tinggalnya, serta predatornya. Salah satu fitur yang dapat memberi banyak informasi tentang hewan tersebut, yaitu kulitnya.
Misalnya, kulit yang tebal biasanya berguna untuk melindungi diri dari predator, lingkungan, dan faktor lainnya. Ada banyak hewan yang memiliki kulit cukup tebal.
Berikut beberapa hewan dengan kulit paling tebal di dunia.
BADAK
Kulit badak terdiri dari lapisan kolagen dan memiliki ketebalan sekitar 5 cm, kulit badak yang tebal menawarkan perlindungan tingkat tinggi dari pemangsa. Namun, kulit yang tebal ini tidak melindunginya dari segala hal.
Kulit badak rentan terhadap sengatan matahari, karena alasan ini badak akan berguling-guling di lumpur. Nantinya, lumpur ini akan mengering di tubuh badak dan melindunginya dari sinar matahari. Selain itu, lumpur kering membantu melindungi tubuh badak dari gigitan serangga.
BUAYA
Kulit buaya ditutupi oleh sisik untuk melindungi predator air tersebut. Sisik tersebut tersusun dari keratin, komponen yang sama yang terdapat pada kuku dan bagian tubuh manusia lainnya, fungsinya untuk memberikan lapisan kekuatan dan ketahanan.
Buaya juga memiliki pelindung lain di antara sisik, yaitu lempengan tulang yang disebut osteodermata. Pelat osteodermata ini saling tumpang tindih, memberikan perlindungan ekstra dan cukup fleksibel.
Kedua komponen inilah yang membuat kulit buaya menjadi sangat keras dan tebal, namun ketebalan kulit buaya bervariasi. Misalnya, kulit punggung buaya dewasa memiliki ketebalan sekitar 5 cm.
GAJAH
Mamalia terbesar di darat ini memiliki kulit setebal 2,5 cm di sebagian besar tubuhnya, namun kulit di sekitar telinganya lebih tipis. Kulit yang tebal ini merupakan bagian dari pertahanan terhadap predator, sementara tekstur kulitnya yang keriput memiliki tujuan lain.
Kulit yang penuh kerutan ini membantu gajah menyimpan lebih banyak air, kelembaban ini membantu mendinginkan gajah di habitat padang rumput atau savana yang panas.
HIU PAUS
Hiu paus memiliki kulit abu-abu yang ditutupi bintik-bintik putih kecil. Kulit hiu paus sangat keras dan dapat mencapai ketebalan 10 cm. Kulit tebal ini berfungsi melindungi mereka dari predator, seperti hiu macan, hiu putih besar, dan paus pembunuh.
Hiu paus juga memiliki lapisan dentikel di punggungnya, dentikel adalah sisik yang berbentuk seperti gigi. Lapisan dentikel beserta kulit yang tebal merupakan perlindungan yang efektif bagi hiu paus.
KUDA NIL
Kulit luar kuda nil memiliki ketebalan hampir 5,1 cm, memberi mereka banyak perlindungan. Kulitnya yang tebal membuat kuda nil mampu menahan rasa sakit dengan cukup baik dan akan terus menyerang, bahkan saat mereka sedang ditembaki.
Hal menarik lainnya dari kulit kuda nil, yaitu tidak memiliki kelenjar keringat. Untuk membuat dirinya tetap sejuk, mereka akan berendam di dalam lumpur atau air.
MANATEE
Manatee atau yang juga disebut sapi laut, adalah mamalia laut besar yang dapat tumbuh sepanjang 2,7 m hingga 3 m. Manatee memiliki kulit yang tebal, keriput, dan tampak kasar, terkadang kulit mereka ditumbuhi ganggang, yang membuat mereka tampak kehijauan atau cokelat. Kulit manatee yang tebal bertujuan untuk perlindungan, karena hewan ini bergerak lambat.
Kulit manatee mampu mengelupas secara terus menerus, untuk mencegah ganggang dan teritip menumpuk di tubuh mereka. Kulit mereka juga ditumbuhi rambut kasar, dan berfungsi sebagai sensor untuk membantu manatee menavigasi lingkungan.
PAUS SPERMA
Paus sperma memiliki kulit yang paling tebal di antara semua hewan di darat dan laut. Mamalia laut ini memiliki kulit yang tebalnya bisa mencapai 35 cm. Kulit tebal ini melindungi paus sperma dari para predator, seperti cumi-cumi raksasa, yang memiliki lengan tajam.
Paus sperma juga merupakan makhluk hidup yang memiliki gigi dan otak terbesar. Sebagai perbandingan, megalodon, hiu terbesar yang pernah hidup di Bumi, memiliki gigi sepanjang 17 cm. Sementara, gigi paus sperma berukuran 10 hingga 20 cm dan masing-masing memiliki berat 1 kg.
