Hewan Dengan Pendengaran Terbaik Di Dunia
Manusia memang memiliki sistem pendengaran yang cukup kompleks, rentang pendengaran rata-rata manusia adalah antara 20 Hz–20 kHz. Namun, kemampuan telinga manusia ternyata masih kalah dibandingkan sejumlah hewan. Dari serangga kecil hingga mamalia laut, berbagai spesies memiliki mekanisme pendengaran super yang membuat mereka mampu mendeteksi suara dengan jangkauan dan ketepatan jauh melebihi manusia.
Berikut beberapa hewan dengan kemampuan pendengaran paling baik.
ANJING
Saat Anda pulang dan anjing Anda senang melihat kita, kita mungkin berpikir itu karena mereka mendengar kita masuk melalui pintu depan. Tetapi pendengaran anjing sangat sensitif dan dapat mendengar frekuensi di atas apa yang dapat didengar manusia ,dan seringkali merespons lebih baik terhadap frekuensi ini daripada nada yang lebih rendah. Pendengaran anjing sangat sensitif, sehingga mereka biasanya dapat mendengar kita berada di rumah bahkan sebelum kita membuka pintu.
BURUNG HANTU
Sebagai hewan nokturnal, burung hantu mengandalkan penglihatan dan pendengarannya yang tajam. Sebagian besar spesies burung hantu memiliki telinga yang letaknya asimetris, satu telinga sedikit lebih ke depan dan satu lagi lebih tinggi. Perbedaan letak telinga ini memungkinkan mereka untuk menentukan dengan tepat dari mana suara berasal, dan membantu mereka menangkap mangsa kecil mereka dalam kegelapan.
GAJAH
Gajah menggunakan pendengaran mereka dan telinga mereka untuk berbagai alasan. Selain memiliki pendengaran yang luar biasa dengan rentang rata-rata 16 Hz–12 kHz, gajah juga menggunakan telinganya untuk membantu mereka tetap sejuk. Di iklim panas tempat mereka tinggal, luas permukaan yang besar dan tipisnya telinga mereka membantu mengatur suhu tubuh mereka, sehingga mereka tetap lebih sejuk dalam waktu yang lebih lama.
KELELAWAR
Kelelawar dikenal karena pendengarannya yang luar biasa, walau anggapan bahwa mereka memiliki penglihatan yang buruk telah dibantah secara luas oleh para ilmuwan. Beberapa spesies kelelawar menggunakan ekolokasi, artinya mereka mengeluarkan suara mencicit saat terbang, dan menggunakan gema tersebut untuk navigasi. Getaran suara yang mereka pancarkan melalui suara mencicit memantul dari permukaan terdekat kembali ke kelelawar, memungkinkan mereka untuk mengetahui letak objek.
KUCING
Pendengaran kucing tidak hanya sangat mengesankan, dengan rentang rata-rata antara 45Hz – 64.000Hz, tetapi telinga mereka juga luar biasa secara mekanis. Telinga manusia terdiri dari tiga otot dan tiga tulang terkecil di tubuh, sedangkan telinga kucing dikendalikan oleh sekitar tiga lusin otot per telinga yang memungkinkan mereka untuk memutar telinga mereka 180 derajat.
KUDA
Sekawanan kuda selalu memiliki setidaknya satu kuda pengintai, untuk memperingatkan kuda-kuda lain tentang potensi bahaya yang mungkin ada di sekitar mereka. Pendengaran kuda sangat penting untuk melindungi kawanan. Fungsi utama pendengaran kuda adalah untuk mendeteksi suara, menentukan dari mana suara itu berasal, mengidentifikasi jenis suara tersebut, dan mengetahui apakah sudah waktunya untuk memperingatkan kawanan atau tidak. Kuda juga menggunakan telinga mereka untuk mengkomunikasikan suasana hati mereka.
LUMBA-LUMBA
Lumba-lumba memiliki pendengaran dan penglihatan yang luar biasa, serta menggunakan ekolokasi untuk mendengar ke mana mereka pergi yang miirip dengan kelelawar. Lumba-lumba akan mengeluarkan suara, dalam hal ini berupa suara cicitan, yang akan memantul dari permukaan dan kembali ke rahang bawah lumba-lumba. Pantulan getaran suara tersebut memberikan peta suara tentang apa yang mungkin ada di depan. Detail peta suara tersebut sangat mengesankan dan memungkinkan lumba-lumba untuk tidak hanya berburu secara efektif, tetapi juga menghindari bahaya.
MERPATI
Merpati dapat mendengar infrasonik, yaitu suara yang jauh lebih rendah daripada yang dapat didengar manusia. Dengan kemampuan rata-rata merpati untuk mendengar suara serendah 0,5 Hz, mereka dapat mendeteksi badai, gempa bumi, dan bahkan gunung berapi yang berada di kejauhan. Dengan kemampuan pendengaran yang luar biasa dan keterampilan navigasi mereka, mereka sering dianggap sebagai navigator terbaik di kerajaan hewan.
NGENGAT LILIN BESAR
Ngengat lilin besar, dinobatkan sebagai ngengat dengan pendengaran terbaik di kerajaan hewan. Mereka dapat mendengar frekuensi hingga 300 kHz, 15 kali lebih tinggi daripada suara bernada tertinggi yang dapat kita dengar. Dipercaya bahwa ngengat ini mengembangkan pendengaran yang sangat sensitif untuk menghindari predator utamanya, yaitu kelelawar. Kelelawar menggunakan ekolokasi frekuensi tinggi untuk berburu, tetapi ngengat lilin besar dapat mendengar panggilan kelelawar sehingga memberi mereka kesempatan untuk menghindari predator mereka.
TIKUS
Tikus sangat pandai menentukan lokasi pasti dari mana suara berasal, karena telinga mereka sangat berdekatan. Jangkauan pendengaran tikus termasuk dalam kategori ultrasonik, yaitu suara yang terlalu tinggi untuk didengar manusia.
