Di alam liar, setiap hewan memiliki cara tersendiri untuk memenuhi kebutuhan energinya. Ada yang harus makan hampir sepanjang hari, karena tubuhnya bekerja sangat cepat. Namun, ada pula yang memilih mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sekaligus untuk bertahan dalam waktu lama. Pola makan yang berbeda-beda ini menunjukkan, betapa beragamnya strategi bertahan hidup di dunia hewan.

Menariknya, nafsu makan besar tidak selalu identik dengan tubuh yang besar. Beberapa hewan berukuran kecil, justru membutuhkan asupan makanan dalam jumlah yang sangat besar jika dibandingkan dengan berat tubuhnya. Sementara itu, hewan berukuran besar dapat mengonsumsi makanan dalam jumlah ekstrem setiap harinya.

Berikut beberapa hewan dengan nafsu makan yang besar.

GAJAH AFRIKA

Gajah afrika merupakan hewan darat terbesar di dunia dengan berat yang dapat mencapai 2,5 hingga 7 ton. Untuk mempertahankan ukuran tubuhnya yang besar, gajah membutuhkan asupan makanan dalam jumlah yang sangat banyak setiap hari. Mereka termasuk herbivora yang memakan berbagai jenis tumbuhan seperti rumput, akar, buah, dan kulit pohon sebagai sumber utama energinya.

Dalam sehari, seekor gajah dewasa dapat mengonsumsi hingga sekitar 300 pon atau sekitar 136 kilogram makanan. Karena kebutuhan makan yang besar ini, gajah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencari dan mengonsumsi makanan, bahkan harus berpindah tempat dalam jarak yang cukup jauh. Pola makan ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran tubuh hewan, semakin besar pula kebutuhan energi yang harus dipenuhi setiap harinya.

KOLIBRI

Kolibri merupakan burung kecil dengan berat hanya sekitar 2 hingga 4 gram, namun memiliki metabolisme yang sangat tinggi untuk mendukung aktivitasnya yang aktif, terutama saat terbang dan melayang di udara. Salah satu spesiesnya, kolibri rufous, diketahui memiliki kebutuhan energi dasar sekitar 1.600 kkal per kilogram per hari. Karena bobotnya hanya sekitar 3,5 gram, kebutuhan energinya saat istirahat hanya sekitar 5,6 kalori per hari.

Dalam kondisi aktif kebutuhan energi tersebut meningkat, sehingga kolibri perlu mengonsumsi makanan hingga mendekati berat tubuhnya setiap hari. Asupan energinya berkisar antara 10 hingga 14 kalori yang sebagian besar berasal dari nektar. Walau terlihat kecil, jumlah ini tergolong sangat besar jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, sehingga kolibri dikenal sebagai salah satu hewan kecil dengan kebutuhan makan yang cukup tinggi.

PAUS BIRU

Paus biru merupakan hewan terbesar yang hidup di Bumi, namun makanannya justru terdiri dari organisme kecil bernama krill. Saat berburu, paus ini akan melaju dengan mulut terbuka lebar dan menelan air laut dalam jumlah besar. Dalam sekali serangan, paus biru bisa menelan hingga sekitar 110 ton air, lalu menyaring krill di dalamnya untuk dimakan.

Penelitian yang dilakukan oleh University of British Columbia menunjukkan, bahwa metode makan ini sangat efisien. Dalam satu kali serangan, paus biru dapat mengonsumsi hingga sekitar 500 kilogram krill atau setara dengan sekitar 457.000 kalori. Walau membutuhkan energi besar untuk berburu, paus ini mampu mendapatkan energi hingga puluhan bahkan ratusan kali lebih banyak dari yang dikeluarkan. Hal inilah yang membuat paus biru menjadi salah satu hewan dengan nafsu makan terbesar, sekaligus paling efisien di dunia.

PITON BURMA

Piton burma merupakan ular besar yang memiliki kemampuan makan yang sangat ekstrem. Hewan ini dapat memangsa berbagai jenis hewan, termasuk yang berukuran besar seperti rusa dan menelannya secara utuh. Kemampuan tersebut didukung oleh struktur rahang yang tidak menyatu dan kulit yang sangat elastis, sehingga mulutnya dapat meregang jauh melebihi ukuran normal.

Penelitian dari University of Cincinnati bersama tim dari Conservancy of Southwest Florida menunjukkan, bahwa piton burma dapat menelan mangsa hingga sekitar 66% dari berat tubuhnya. Dalam studi tersebut juga ditemukan bahwa bukaan mulutnya dapat mencapai diameter sekitar 26 cm, atau setara dengan lingkar sekitar 80 cm. Kemampuan ini membuat piton burma mampu mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sekaligus dalam satu kali makan.

TASMANIAN DEVIL

Tasmanian devil merupakan mamalia kecil asal Pulau Tasmania yang memiliki tubuh kekar dan rahang sangat kuat. Hewan ini termasuk karnivora yang memakan berbagai jenis mangsa seperti burung, ikan, serangga, hingga bangkai hewan. Walau ukurannya tidak besar, sifatnya cukup agresif sehingga mampu memanfaatkan berbagai sumber makanan yang tersedia di lingkungannya.

Kemampuan makannya tergolong luar biasa, karena dalam satu hari tasmanian devil dapat mengonsumsi hingga sekitar 40% dari berat tubuhnya. Hewan ini juga dikenal sangat efisien dalam makan, karena hampir tidak menyisakan bagian mangsanya, termasuk tulang dan bulu. Pola makan ini menunjukkan, bahwa nafsu makan besar pada tasmanian devil tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan energi, tetapi juga oleh kebiasaannya sebagai pemakan oportunis di alam liar.