Ada banyak hewan yang dapat melihat lebih hebat daripada manusia. Hewan-hewan itu dapat melihat dari jarak yang sangat jauh, dari ketinggian yang luar biasa, atau melihat jelas meski dalam kegelapan. Tapi, hanya ada sedikit kelompok hewan yang dapat melihat dengan kemampuan terbaik.

Berikut beberapa hewan dengan penglihatan terbaik di Dunia.

BUNGLON

Kemampuan bunglon untuk memutar setiap mata secara independen satu sama lain, memungkinkannya untuk melihat hampir dari setiap sudut tanpa menggerakkan kepalanya. Ia dapat melihat 90° secara vertikal dan 180° secara horizontal dengan bidang pandang total 342°, hampir 360° penuh. Kemampuan untuk melihat hampir setiap inci persegi lingkungannya tanpa harus menggerakkan apa pun kecuali matanya, memungkinkan bunglon untuk berburu tanpa menakut-nakuti mangsanya.

BURUNG HANTU

Baik pada manusia maupun burung, retina mata (lapisan sel di bagian belakang mata yang menerima dan meneruskan impuls saraf ke otak) terdiri dari kombinasi sel kerucut dan sel batang. Sel batang menafsirkan cahaya, dan sel kerucut menafsirkan warna. Semakin banyak sel batang yang dimiliki mata, semakin baik kemampuannya untuk melihat dalam cahaya redup. Burung hantu memiliki banyak sekali sel batang peka cahaya ini, hampir satu juta per milimeter persegi, kepadatan 5 kali lebih besar daripada manusia.

Selain memiliki sel batang yang tersusun rapat, mata burung hantu juga sangat besar dibandingkan dengan bagian tubuhnya yang lain. Dua mata burung hantu memiliki berat sekitar satu ons. Mata yang besar dan banyaknya sel batang peka cahaya yang tersusun rapat, memungkinkan burung hantu memiliki penglihatan malam terbaik di kerajaan hewan.

ELANG

Ketajaman visual didefinisikan sebagai kemampuan untuk fokus pada gambar dari jarak tertentu, dan diukur pada skala 20/20. Standar penglihatan “sempurna” manusia adalah 20/20. Seseorang dengan penglihatan 20/20 dapat melihat dengan jelas pada jarak 20 kaki.

Untuk memberikan gambaran, seekor elang memiliki ketajaman visual 20/5. Artinya ia dapat melihat pada jarak 20 kaki apa yang manusia dengan penglihatan 20/20 perlu berada pada jarak 5 kaki untuk dapat melihatnya. Dengan standar ini, ketajaman visual elang 4 kali lebih kuat daripada kita. Dengan penglihatan jarak jauh paling tajam di antara semua makhluk, mereka mampu melihat dan fokus pada mangsa sekecil tikus dari jarak hingga 3 mil.

Selain kemampuan mereka yang luar biasa untuk melihat dengan jelas pada jarak yang sangat jauh, elang memiliki penglihatan hampir panoramik, indra penglihatan warna yang tajam, dan dapat melihat cahaya UV. Meskipun penglihatan “baik” sebagian besar bergantung pada kebutuhan unik makhluk tersebut akan habitat spesifiknya, menurut standar manusia dapat dikatakan bahwa elang memiliki penglihatan terbaik di kerajaan hewan.

HIU

Mata hiu kaya akan sel batang retina, yang memungkinkan mereka untuk melihat dengan baik di perairan gelap dan keruh. Selain itu, mata mereka mengandung lapisan jaringan kristal seperti cermin yang disebut tapetum lucidum. Tapetum lucidum berfungsi untuk memantulkan cahaya kembali ke retina, memperkuat jumlah cahaya yang tersedia di habitat bawah air mereka.

Diperkirakan bahwa dalam kondisi ideal, hiu dapat melihat sejauh 30-50 kaki di depannya. Jika memperhitungkan kemampuan mereka untuk melihat di bawah air dalam kondisi yang tidak menguntungkan, diperkirakan mereka dapat melihat sekitar 10 kali lebih baik dibandingkan manusia di bawah air.

LALAT

Penglihatan manusia terasa seperti aliran yang terus menerus, tetapi sebenarnya memiliki batas dalam memproses informasi visual. Manusia mampu melihat sekitar 60 frame per detik, sementara itu serangga dapat menangkap jauh lebih banyak informasi dalam waktu yang sama.

Sebagian besar serangga mampu memproses ratusan frame per detik, hal ini membuat lampu fluoresen yang tampak stabil bagi manusia terlihat berkedip cepat bagi mereka.

Jika seekor lalat berada di dalam bioskop, kemungkinan yang dilihatnya hanyalah rangkaian gambar yang bergerak sangat cepat, bukan tayangan yang halus seperti yang dilihat manusia.

Kemampuan ini juga menjelaskan mengapa lalat sulit ditangkap. Mereka dapat melihat gerakan manusia lebih cepat. Tubuh mereka yang kecil membuat sinyal antara mata dan otak menempuh jarak yang lebih pendek, sehingga pemrosesan visual berlangsung lebih cepat.

UDANG MANTIS

Dalam hal penglihatan warna, udang mantis menjadi salah satu yang paling menonjol. Hewan laut dangkal ini kemungkinan mampu melihat warna yang tidak dapat dipersepsikan manusia.

Manusia memiliki tiga jenis fotoreseptor yang mendeteksi panjang gelombang cahaya, yaitu merah, biru, dan hijau. Banyak vertebrata lain memiliki empat jenis, sehingga kemampuan melihat warna mereka lebih baik daripada manusia.

Udang mantis memiliki kemampuan yang jauh lebih kompleks, hewan ini memiliki dua belas jenis fotoreseptor warna. Beberapa di antaranya dapat mendeteksi cahaya ultraviolet, sehingga dunia yang mereka lihat sangat berbeda dari yang dilihat manusia. Mereka juga mampu mendeteksi polarisasi cahaya, yaitu sifat gelombang cahaya yang dipengaruhi oleh penyebaran sinar matahari di atmosfer. Namun, para ilmuwan belum sepenuhnya memahami bagaimana otak udang mantis memproses semua informasi tersebut.