Pesawat merupakan salah satu transportasi andalan para turis saat berpergian ke suatu tempat. Selain dapat mempersingkat waktu, pesawat sering dipilih karena memberikan kenyamanan yang lebih. Tidak hanya menjadi andalan para turis di perjalanan, ternyata pesawat terbang memiliki beberapa fakta menarik yang jarang diketahui. Berikut beberap akta menarik pesawat yang jarang diketahui.

BAN PESAWAT UKURANNYA KECIL

Ukuran ban pesawat terbang sebenarnya sekitar 2-3 kali lebih besar dari pada ban mobil, namun jika dibandingkan badan pesawat yang jauh lebih besar ban-ban tersebut terlihat lebih kecil. Ban pesawat sengaja dipilih berukuran relatif kecil, karena jika ban berukuran lebih besar akan membebani ban dalam menahan torsi pada berat pesawat. Ban pesawat bukanlah ban yang padat, melainkan di dalam ban tersebut ada gas atau udara dengan tekanan yang cukup lebih besar yaitu sekitar 6 kali lebih besar dari tekanan ban mobil penumpang. Ban pesawat juga memiliki kelenturan atau deflection sehingga membuat penumpang nyaman saat mendarat.

JENDELA PESAWAT TIDAK BERSUDUT

Sebenarnya, pesawat komersial pertama memiliki jendela berbentuk persegi. Namun kini, pesawat yang sering ditemukan jendelanya pasti bulat atau oval, bukan persegi atau bentuk lain yang mempunyai sisi-sisi runcing. Hal ini dikarenakan perubahan tekanan pada kabin mulai dari pesawat lepas landas hingga mendarat, membuat jendela bersudut lebih mudah pecah. Sementara itu, jendela tanpa sudut lebih kuat terhadap tekanan.

KEBANYAKAN PESAWAT BERWARNA PUTIH

Sebagian besar pesawat terbang berwarna putih, dan hampir semua maskapai komersial memberikan dominasi warna putih pada armada yang mereka gunakan. Salah satu alasan kenapa warna putih dipilih, karena warna tersebut dianggap dapat membuat badan pesawat tetap dingin. Apalagi, pesawat terbang menghabiskan sebagian besar waktunya di bawah sinar matahari.

Penggunaan warna putih pada pesawat juga memberikan kemudahan bagi pihak maskapai untuk mendeteksi kerusakan pada permukaan pesawat. Karena retakan, penyok, guratan, atau kebocoran minyak menyisakan jejak warna yang lebih gelap daripada warna badan pesawat. Selain itu, warna putih juga dianggap tidak cepat luntur dan bisa menghindari pesawat dari serangan burung.

PESAWAT MEMILIKI KLAKSON

Sama seperti kendaraan lainnya, pesawat ternyata juga memiliki klakson. Namun, klakson di pesawat tidak digunakan pilot untuk memberi tahu pesawat lain di udara ataupun menakuti burung. Klakson ini hanya akan terdengar saat pesawat sedang diam di darat. Contohnya ketika teknisi sedang memeriksa suatu hal di ruang kokpit dan ia ingin menarik perhatian kru lain yang berada di luar pesawat.

PINTU PESAWAT TIDAK DAPAT DIBUKA SAAT PENERBANGAN

Beberapa waktu lalu mungkin kita pernah mendengar kasus penumpang yang membuka pintu darurat pesawat, hal ini ternyata tidak bisa dilakukan saat pesawat sedang mengudara. Tekanan dalam kabin yang kuat membuat pintu pesawat tidak dapat dibuka dengan mudah saat pesawat sedang terbang.

Tekanan di pesawat membuatnya benar-benar mustahil bagi seseorang untuk membuka pintu pesawat di tengah penerbangan. Pintu pesawat adalah pintu model sumbat, yang menyumbat dari dalam ke luar dan bagian dalam pintu lebih besar daripada bagian luarnya. Selain itu, tekanan udara di luar pesawat yang sangat besar juga membuat pintu tidak mungkin untuk dibuka.

SUHU DI PESAWAT SANGAT DINGIN

Saat naik pesawat kita akan merasakan bahwa suhu di dalam pesawat begitu dingin, terutama saat pesawat sudah berada di atas 30.000 kaki. Ternyata ada alasan suhu pesawat dibuat sangat dingin. Hal ini dimaksudkan agar penumpang tidak kekurangan oksigen yang menyebabkan hipoksia, yaitu gangguan saat jaringan tubuh kekurangan suplai oksigen.

Hipoksia adalah hal yang umum menyerang penumpang pesawat. Kabin dengan temperatur hangat dan tekanan udara tinggi, ternyata dapat memperparah kondisi ini. Oleh karena itu, temperatur di kabin pesawat dibuat lebih rendah atau lebih dingin dibandingkan suhu ruangan.