Cerita Aneh Tapi Nyata tentang kurcaci atau orang kerdil ternyata bukan hanya di negeri Dongeng saja, tetapi nyata dalam kehidupan nyata. Salah satunya adalah negeri Tiongkok, China. Kalian tentu tidak asing mendengar kata Tiongkok atau Negeri Tirai Bambu yang biasanya kalian sebut China. Namun, apakah kalian tahu kota Tiongkok memiliki keunikan yang kalian tidak ketahui?

Tiongkok adalah sejarah kebudayaan tertua di dunia yang telah didiami oleh manusia purba sejak 1,7 juta tahun yang lalu. Tiongkok berawal dari berbagai negara kota sepanjang lembah Sungai Kuning pada zaman Neolitikum sejak Dinasti Shang namun filsafat Tiongkok berkembang pada zaman Dinasti Zhou yang melanjutkan Dinasti Shang.

Pandangan konvesional terhadap sejarah Tiongkok bahwa Tiongkok memiliki kendali langsung terhadap wilayah yang luas. Pengaruh budaya dan politik dari berbagai wilayah Asia yang dibawa oleh gelombang imigrasi,ekspansi dan asimilasi yang bergantian menyatu membentuk budaya Tiongkok modern.

Ratusan negara bermunculan beberapa di antaranya hanya seluas satu desa dengan penguasa setempat memegang kekuasaan politik penuh dan kadang menggunakan gelar kehormatan bagi dirinya. Asal-usul negara Tiongkok, China ini tidak jarang berasal dari sebuah mitos yang dipercaya kebenarannya. Bukit Xishan, pinggiran kota Kunming, Yunnan, Tiongkok.

Yunnan adalah sebuah provinsi sebelah barat daya RRT.Yunnan adalah sebuah provinsi tempat tinggal suku-suku minoritas Tiongkok,25 dari 56 suku-suku diakui di Tiongkok berdomisili di Yunnan.Ibu kota provinsinya adalah Kunming berbatasan dengan Vietnam,Laos dan Burma.

Taman hiburan yang terletak di dekat kota Kunming,Yunnan,China merupakan sebuah taman bermain yang dihuni oleh 100 manusia kerdil, rumah jamur dan fasilitas lainnya yang berukuran mini. Masing-masing penghuninya berukuran lebih pendek daripada 150 cm. Desa pegunungan yang aneh di Kunming ini diciptakan (tergantung pada sumbernya) sebagai tempat yang aman bagi para “kurcaci” Tiongkok yang teraniaya atau sebagai taman hiburan yang “garing”.

Pada waktu itu, taman yang dibangun pada tahun 2009 dianggap mengeksploitasi manusia kerdil. Pemilik taman hiburan memastikan pihaknya menampung dan mempekerjakan orang kerdil dengn baik, dan akhir-akhir ini kondisinya lebih baik. Selain khusus “kurcaci”, desa ini sempat dianggap aneh mengingat adanya rumah jamur aneh yang mengotori pemandangan di sana, kostum abad pertengahan yang dipakai para penghuni mungil tersebut, dan sejumlah musik aneh yang digunakan untuk menarik perhatian para pengunjung.

Kini taman ini menjadi mata pencaharian sekaligus tempat di mana manusia kerdil diseluruh China berekspresi. kerdil kini menjadi bagian dari Kekaisaran kerdil yang dikenal dengan nama Dwarf Empire.

Rumah jamur yang menghiasi taman ini terlihat mungil dan unik. Rumah jamur yang menjadi tempat tinggal para penduduknya memiliki tinggi rata-rata di bawah 1,3 meter. Penduduk Dwarf memberikan pertunjukan menarik untuk para pengunjung dengan menggunakan kostum yang lucu. Dwarf menggunakan kostum ala peri, kaisar, putri, pengusaha, dan lainnya.

Selama dua kali dalam sehari, Dwarf akan mempertunjukkan tarian dan atraksi seru kepada para wisatawan. Wisatawan pun dapat mengelilingi dan berjalan-jalan menikmati suasana Dwarf Empire.

Banyak versi mengenai legenda yang bercerita awal mula para penduduk tidak memiliki ukuran tubuh seperti manusia normal. Para tetua adat berpendapat desa itu dikutuk oleh para nenek moyang karena tidak diberikan tempat pemakaman yang layak.

Ketika muncul penyakit yang menyebabkan mereka kerdil, maka penduduk percaya sebagai kutukan pembunuhan kura-kura. Namun Dwarf atau manusia kerdil yang sebenarnya adalah suatu penyakit karena gangguan pertumbuhan yang diakibatkan oleh kekurangan hormon pertumbuhan. Manusia kerdil merupakan gangguan genetika bawaan dimana tulang-tulang, misal tulang lengan dan tulang kaki tidak tumbuh secara normal tetapi kepala relatif besar namun memiliki perawakan pendek yang tidak proposional.